LAPORAN
PENELITIAN
D
I
S
U
S
U
N
OLEH :
JOGI JONGGARA SIREGAR
MAGDALENA SILITONGA
OKALINI
LUMBAN GAOL
SARAH SEPIYANTI TARIGAN
SHINTA TARIGAN
Kata Pengantar
Puji
dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala perlindungan yang di
berikanNya kepada kita terlebih bagi penulis , hingga terselesainya laporan penelitian mengenai dampak sepatu
high heels.
Tujuan
daripada makalah ini adalah tidak lain untuk menambah pengetahuan kita tentang high
heels yang selama ini kita gunakan , mengingat banyaknya konsumen yang tidak
tahu dampak buruk dari high heels itu sendiri
.
Makalah
ini disusun dengan berpedoman kepada anjuran yang harus di lakukan dari guru
saya buk Sarion , serta terdiri dari 3 bab , masing – masing :
1.
Bab
1 pembuka
2.
Bab
2 kajian teori
3.
Bab
3 penutup
Dalam
penyusunannya penulis mempergunakan bahasa yang sederhana dan dilengkapi dengan
gambar- gambar sehingga mempermudah untuk memahaminya . Penulis menyadari
meskipun usaha yang maksimal mungkin dilakukan , namun masih jauh dari
kesempurnaan. Untuk itu di harapkan saran dan kritik yang konstruktif dari
kalangan setiap pihak . Akhirnya penulis harapkan , semoga makalah ini memberi
manfaat yang besar bagi kita semua dan semakin membuat kita untuk maju dalam berbelanja
high heels .
Penyusun
Tim
Kreatif Peneliti
Daftar isi
Kata Pengantar
..................................................................................................................i
Daftar isi
............................................................................................................................ii
Bab I.
Pembukaan
.............................................................................................................1
1.1 Latar belakang .....................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah ................................................................................................1
1.3 Batasan
Masalah...................................................................................................1
1.4 Tujuan .................................................................................................................1
1.5 Manfaat
...............................................................................................................1
Bab II. Kajian
Teori ...........................................................................................................2
2.1 Apa Itu High Heels?..............................................................................................2
2.2 Sejarah Sepatu High Heels ..................................................................................2
2.3 Dampak
Penggunaan High Heels Bagi Kesehatan .................................................3
2.4 Solusi Setelah Pemakian High Heels
................................................................ ...4
2.5 Tips Memilih High Heels
......................................................................................4
Bab III.
Penutup
...............................................................................................................5
3.1 Kesimpulan............................................................................................................5
3.2 Saran........................................................................................................................... .....5
Daftar Pustaka ............................................................................................................5
Judul :
Dampak Negatif High Heels Bagi Kesehatan
Peneliti : Magdalena Silitonga, dkk.
BAB I : PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Penggunaan
high heels bagi kaum remaja sudah tidak asing lagi. Sepatu yang elegan, cantik
dan terlihat modis saat digunakan menjadi daya tarik sendiri bagi orang yang
memakainya. Banyak wanita yang beranggapan memakai sepatu macam ini akan
menimbulkan sisi percaya diri yang kuat, terlihat lebih menarik, lebih sexy,
dan akan menjadi pusat perhatian masyarakat. Semakin banyaknya model high heels saat ini semakin menarik
banyak konsumen untuk membeli dan memakainya, tanpa memperhatikan sisi
kesehatan, keserasian dan kenyamanan. Tidak dipungkiri
sepatu hak tinggi dapat membuat kaki Anda terlihat jenjang sehingga terlihat
lebih langsing. Namun, penggunaan sepatu hak tinggi atau high heels yang
terlalu lama dapat berbahaya bagi tubuh dan kesehatan.
Sehubungan
dengan itu, untuk mengkaji lebih lanjut tentang penggunaan high heels, penulis
menulis karya ilmiah ini, yang berjudul “manfaat memakai high heel yang nyaman
dan terlihat modis”
1.2
RUMUSAN MASALAH
1.
Bagaimanakah
cara memilih high heel yang nyaman dan terlihat modis ?
2.
Adakah
dampak menggunakan high heel dalam waktu cukup lama ?
3.
Bagaimanakah
tingkat kesukaan konsumen terhadap high heels ?
4.
Bagaimanakah
solusi setelah pemakian high heel ?
1.3
BATASAN MASALAH
1.
Dalam
penelitian ini penulis hanya melakukan penelitian bagi kaum remaja
2.
Penelitian
ini mencakup wilayah perkotaan, terkhusus kota besar di Indonesia
1.4
TUJUAN
1.
Menurut
penulis hal ini sangatlah penting untuk diketahui kaum ladies, supaya para
ladies lebih jeli dalam memilih high heel seperti apa yang akan digunaka tanpa
menghambur hamburkan uang untuk membeli high heels yang hanya sekali pakai.
2.
Mendeskripsikan
dampak dari penggunaan high heels yang berkepanjangan.
1.5 MANFAAT
1.
Sebagai
pertimbangan dalam memilih high yang akan digunakan.
2.
Sebagai
salah satu upaya untuk mengurangi waktu pemakaian sepatu high heels.
3.
Untuk
mengetahui pengaruh high heels bagi kesehatan tubuh.
BAB II : KAJIAN TEORI
2.1 APA ITU HIGH HEELS ?
Sepatu high heels
wanitamerupakan sepatu yang
memiliki ciri khas hak
tinggi. Dengan berbagai
macam model dan warna, sepatu high heels wanita dapat
di padu padankan dengan segala macam busana. Memiliki ciri khas hak
tinggi, tentunya sepatu
high heels wanita dapat
membuat pemakainya terlihat lebih tinggi.
Sepatu high heels wanita biasanya menggunakan manik-manik
ataupun aksen tali sehingga memperindah tungkai kaki anda sebagai wanita.
Sehingga dengan memakai sepatu
high heels wanita Anda akan terlihat lebih percaya diri. Sepatu high heels wanita cocok digunakan untuk jalan-jalan di mall,
hangout bersama teman, ataupun untuk menghadiri pesta formal.
2.2
SEJARAH SEPATU HIGH HEELS
Sebagian
besar masyarakat kelas bawah di Mesir kuno berjalan tanpa alas kaki. Namun
lukisan pada dinding yang diperkirakan berasal dari tahun 3500 SM menggambarkan
versi awal dari sepatu yang dikenakan oleh sebagian besar masyarakat kelas atas
Mesir kuno. Ada juga beberapa penggambaran yang memperlihatkan masyarakat kelas
atas baik pria maupun wanita mengenakan sepatu berhak ketika melakukan satu
upacara. Selain itu, para tukang jagal Mesir kuno juga memakai sepatu hak tinggi untuk
memudahkan mereka berjalan di atas genangan darah binatang mati.Selama
Abad Pertengahan, baik laki-laki maupun perempuan memakai "patten", sejenis sepatu dengan
sol tinggi terbuat dari kayu. Sepatu-sepatu tersebut merupakan cikal bakal dari
sepatu hak
tinggi. Sol
tinggi dari kayu ini berfungsi untuk menjaga agar sepatu terhindar dari lumpur
dan puing-puing lain di jalanan ketika berjalan di luar ruangan. Sepatu
dengan tumit yang tinggi juga digunakan oleh para pengendara kuda di Timur
Tengah yang menggunakan sepatu hak tinggi untuk memudahkan kaki pengendara agar
tetap berada di sanggurdi. Hal ini seperti yang digambarkan pada sebuah mangkuk
keramik yang berasal dari abad ke-9 dari Persia.
Pada abad
ke-15, sejenis sepatu berplatform yang dinamakan "chopines", diciptakan di Turki dan populer di seluruh Eropa
sampai pertengahan abad ke-17. Chopines hanya digunakan secara eksklusif oleh
perempuan. Tinggi chopines ini dapat berkisar dari 7 sampai 30 inchi, sehingga
dibutuhkan tongkat atau pelayan untuk membantu mereka yang mengenakannya ketika
berjalan. Chopines biasanya dirancang dengan gabus atau kayu yang ditumpuk pada
bagian tumitnya. Orang-orang Venesia kemudian membuat chopines menjadi simbol
status sosial dan kekayaan bagi para wanita. Selain itu sepatu hak tinggi ini
juga digunakan agar para wanita menjadi sulit untuk bergerak sehingga dapat
mencegah wanita untuk berselingkuh atau kabur dari rumah suaminya.
Pada
tahun 1533, laki-laki sudah mulai mengenakan sepatu hak lagi. Istri Raja
Prancis Henry II, Ratu Catherine de' Medici yang berasal dari Italia,
menugaskan seorang tukang sepatu untuk menciptakan sepatu bergaya dengan hak
yang lebih tinggi dan merupakan adaptasi perpaduan dari chopines dan patten
(dimana sol kayu ditinggikan baik pada bagian tumit dan jari kaki) yang
dimaksudkan untuk melindungi kaki pemakainya dari debu kotoran dan lumpur.
Tetapi tidak seperti chopines, sepatu rancangannya ini memiliki bagian tumit
yang lebih tinggi dari jari kaki. Sepatu dengan model ini kemudian dipakai
secara luas di Italia, yang kemudian diwajibkan dan melarang pemakaian chopine.
Sepatu hak tinggi ini kemudian dengan
cepat mendapat perhatian dari para pemerhati mode dari Perancis dan kemudian
menyebar ke negara-negara lainnya. Baik pria maupun wanita terus mengenakan
sepatu hak tinggi mengikuti mode keluarga kerajaan sepanjang abad ke-17 dan
ke-18. Ketika Revolusi Perancis terjadi di akhir abad 18, pemakaian sepatu hak
tinggi menjadi amat dibenci karena asosiasi para pemakainya dengan kekayaan dan
kebangsawanan. Sepanjang sebagian besar abad ke-19, sepatu dan sandal dengan
hak datar biasa digunakan oleh pria maupun wanita. Pada akhir abad 19, sepatu
hak tinggi mulai muncul kembali dalam mode dan menjadi sangat populer digunakan
terutama di kalangan wanita sampai saat ini.
2.3 DAMPAK PENGGUNAAN HIGH HEELS BAGI KESEHATAN
Sepatu hak tinggi dapat menunjang
penampilan wanita yang ingin tampil seksi. Namun, penggunaan sepatu hak tinggi
atau high heels yang terlalu lama dapat berbahaya bagi tubuh dan kesehatan. Dokter
kesehatan akan share dampak buruk dari
penggunaan High Heels terlalu lama. Berikut dampak negatif dari pemakaian
high heels yang terlalu lama :
ü
Bunions
Bunions adalah kondisi ketika terdapat benjolan abnormal tulang di pangkal
jempol kaki. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons, penyakit ini
seringkali terjadi pada wanita dan disebabkan karena sepatu yang sempit dan
berhak tinggi. Bunions menimbulkan rasa luar biasa sakit pada penderitanya dan
biasanya hanya bisa diobati melalui operasi.
Saat berjalan kaki menjadi tumpuan dari seluruh berat tubuh, dan dengan
mengenakan high heels maka beban yang diberikan kepada kaki menjadi tujuh kali
lebih besar dibandingkan dengan menggunakan sepatu flat. Menurut ahli penyakit
kaki Dr. Greene, memakai high heels dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan
pembengkakan pada kaki dan dapat memicu penyakit neuroma yang mengganggu sistem
jaringan saraf di kaki.
Menurut Dr. Greene, tubuh manusia tidak
cocok untuk mengenakan high heels setiap hari karena ketinggian sepatu tersebut
dapat menyebabkan tegangnya otot pada betis. Selain berpengaruh bagi otot kaki,
memakai high heels yang terlalu sering juga dapat menyebabkan nyeri tulang
belakang, leher, dan bahu.
Menurut Dr. Greene, mengenakan high heels dengan tinggi lebih dari 5 cm sebaiknya digunakan sesekali, untuk makan malam ataupun acara pernikahan. Sedangkan untuk sehari-hari, pakailah sepatu yang memiliki hak sekitar satu sampai satu setengah inci. Selain itu, sepatu dengan hak berukuran lebar juga lebih bersahabat dengan kesehatan Anda dibandingkan dengan high heels dengan hak runcing yang kurang stabil.
Setelah selesai memakai high heels dengan hak tinggi dari acara spesial, lepaslah sepatu tersebut lalu berikan pijatan pada kaki Anda. Selain itu, gunakanlah sepatu berbeda setiap harinya agar kaki dan betis Anda tidak bergerak ke posisi yang sama dalam jangka waktu lama.
Menurut Dr. Greene, mengenakan high heels dengan tinggi lebih dari 5 cm sebaiknya digunakan sesekali, untuk makan malam ataupun acara pernikahan. Sedangkan untuk sehari-hari, pakailah sepatu yang memiliki hak sekitar satu sampai satu setengah inci. Selain itu, sepatu dengan hak berukuran lebar juga lebih bersahabat dengan kesehatan Anda dibandingkan dengan high heels dengan hak runcing yang kurang stabil.
Setelah selesai memakai high heels dengan hak tinggi dari acara spesial, lepaslah sepatu tersebut lalu berikan pijatan pada kaki Anda. Selain itu, gunakanlah sepatu berbeda setiap harinya agar kaki dan betis Anda tidak bergerak ke posisi yang sama dalam jangka waktu lama.
ü
Kaki akan mudah cedera, terutama bagian pada engkel
ü
Otot kaki bagian bawah tidak akan bekerja maksimal.
ü
Peredaran darah tidak akan lancar dan terhambat pada beberapa tempat.
ü
Otot akan lebih mudah cedera dan berkumpul pada suatu tempat , karena
aliran
darah tidak lancar.
ü
Membuat badan cenderung condong ke depan, sehingga perlahan tapi pasti
tulang punggung tidak akan tegak dan lurus lagi.
ü
Tekanan pada jari-jari kaki lebih besar, sehingga umumnya jari kaki akan
berbengkok dan bentuknya pun tidal alami lagi seperti biasanya.
ü
Mempengaruhi ketidaklancaran sistem uregential, sistem pembuangannya tidak
lancar, sulit membuang air besar maupun air kecil.
ü
Mempengaruhi bentuk tulang dan postur tubuh.
ü
Mempengaruhi kesuburan dan hasrat seksual.
ü
Dapat membuat jaringan syaraf antara jari ketiga dan keempat menebal.
ü
Biasanya tulang sendi di pangkal jempol kaki akan membesar.
ü
Otot-otot yang berada pada tumit belakang dan betis terus-menerus tegang,
sehingga pembuluh darah menjadi tertekan dan akan menimbulkan kaki terserang
penyakit varises.
2.4
SOLUSI SETELAH PEMAKAIAN HIGH HEELS
ü Sering
ragangkan telapak kaki. Satu kaki pada satu anak tangga yang satu pada anak tangga diatasnya
ü Sering
rendam kaki dengan air hangat campur garam, pedicure, beri pelembab.
ü Bila Senin-Jumat
harus pakai HighHeels weekend imbangi dengan memakai sneaker atau flat shoes
2.5 TIPS MEMILIH
HIGH HEELS
Banyak wanita yang senang mengenakan high heels karena membuat kaki
terlihat lebih jenjang dan lebih tinggi sehingga terlihat lebih seksi. Namun
ada istilah yang mengatakan "beauty is pain", terkadang kaki bisa
terasa sangat nyeri dalam mengenakan sepatu jenis ini. Untuk membantu agar anda
tetap dapat tampil menarik dengan nyaman, berikut adalah tips dari WebMD dan
American Podiatric Association:
Pernahkah anda memiliki sepatu hak tinggi yang sedikit
kebesaran sehingga kaki anda masuk lebih dalam dari pada yang seharusnya dan
menyisakan sedikit bagian kosong pada bagian tumit? Kejadian seperti ini bisa
membuat badan Anda bertumpu di bagian depan kaki, menimbulkan tekanan di bagian
jari. Maka, carilah sepatu yang bagian tumitnya bisa merengkuh tumit Anda
dengan nyaman.
ü
Gunakan bantalan.
Saat kita berdiri terlalu lama mengenakan high heels, terkadang tumit kita terasa panas dan nyeri. Biasanya hal ini terjadi karena alas sepatu anda kurang empuk untuk kaki anda. Untuk mengatasi masalah tersebut, kita dapat membeli bantalan sepatu yang terbuat dari silikon, bisa anda temukan di penjual sepatu atau di toko-toko yang menjual perlengkapan sepatu. Bentuknya seperti gel, mampu menyerap benturan dan getaran saat berdiri atau berjalan menggunakan sepatu berhak tinggi.
ü
Gunakan hak tebal untuk stabilitas.
Hak yang terlalu kecil dapat membuat kaki anda nyeri karena berat badan anda hanya bertumpu pada satu titik yang sempit. Mengenakan hak yang lebih besar dapat menyebarkan berat anda secara lebih merata. Anda dapat coba mengenakan wedges atau buat anda yang sering mengenakan high heels di kantor, anda dapat menggantinya dengan sandal pada saat santai atau saat sedang sendiri di ruangan anda.
Jika kaki anda sering terkena kapalan
atau lecet, entah karena kaki Anda memiliki bentuk dan ukuran yang tak umum,
maka sebaiknya anda bertemu dengan spesialist untuk berkonsultasi. Minta
masukan mengenai tipe sepatu yang sesuai dengan kaki anda, atau anda juga dapat
mencari sepatu bertali minim untuk menghindari gesekan di dalam sepatu yang
bisa menimbulkan kapalan.
BAB III :
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Berdasarkan hasil yang telah kami lakukan, sepatu high
heels banyak berdampak negatif bagi
kesehatan tubuh, seperti :
- Bunions
- Kaki akan mudah cedera, terutama bagian pada engkel
- Otot kaki bagian bawah tidak akan bekerja maksimal.
- Peredaran darah tidak akan lancar dan terhambat pada beberapa tempat.
- Otot akan lebih mudah cedera dan berkumpul pada suatu tempat , karena aliran darah tidak lancar.
- Membuat badan cenderung condong ke depan, sehingga perlahan tapi pasti tulang punggung tidak akan tegak dan lurus lagi.
- Tekanan pada jari-jari kaki lebih besar, sehingga umumnya jari kaki akan berbengkok dan bentuknya pun tidal alami lagi seperti biasanya.
- Mempengaruhi ketidaklancaran sistem uregential, sistem pembuangannya tidak lancar, sulit membuang air besar maupun air kecil.
- Mempengaruhi bentuk tulang dan postur tubuh.
- Mempengaruhi kesuburan dan hasrat seksual.
- Dapat membuat jaringan syaraf antara jari ketiga dan keempat menebal.
- Biasanya tulang sendi di pangkal jempol kaki akan membesar.
- Varises.
Namun kita dapat
memperkecil dampak tersebut dengan memilih sepatu high heels yang nyaman digunakan dan terlihat lebih menarik. Yaitu :



3.2 SARAN
Telah kita ketahui bagaimana high heels merusak kesehatan kita, maka dari
itu marilah
kita lebih
mempertimbangkan lagi untuk memakai high heels. Untuk terlihat cantik dan
elegen bukan hanya dilihat dari high heels yang sering kita gunakan, tapi
cobalah untuk menata hati kita menjad lebih baik, karena terlihat cantik dan
lebih menarik itu muncul dari hati. Bagi pekerja kantor yang diharuskan untuk
memakai high heels saat bekerja, gunakan high heels yang berbentuk datar
bawahnya (flat shoes )dan sesuaikan dengan ukuran kaki serta berat badan.